
The Sea Speaks His Name/ Laut Bercerita (2026, forthcoming) — feature, dir. Yosep Anggi Noen, Pal8 Pictures. As a student activist in the early days of the Winatra movement. (HAF WIP Grand Prize 2026; HAF Goes to Cannes, Marché du Film 2026.)
Laut Bercerita (2026) — film panjang, sutradara Yosep Anggi Noen, Pal8 Pictures. Sebagai mahasiswa aktivis di awal pergerakan Winatra. (Pemenang HAF WIP Grand Prize 2026; HAF Goes to Cannes, Marché du Film 2026.)

Tiga Datuk: Adat, Syarak, dan Tauhid (Mar 2026) — Literature on Stage theatre, dir. Sabilul Razak. As Datuk Ri Bandang (lead), one of three Minangkabau ulama who brought Islam peacefully to 17th-century South Sulawesi. Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Jakarta. (Supported by Dana Indonesiana — LPDP)
Tiga Datuk: Adat, Syarak, dan Tauhid (Mar 2026) — Literature on Stage teater, sutradara Sabilul Razak. Sebagai Datuk ri Bandang (peran utama), salah satu dari tiga ulama Minangkabau yang menyebarkan Islam secara damai di Sulawesi Selatan abad ke-17. Gedung Kesenian Miss Tjitjih, Jakarta. (Didukung Dana Indonesiana — LPDP)

Saksi Kunci (2026) — short film, dir. Gregorius Kohar, Mondiblanc. As Hadyan, in a story where an inanimate object becomes the sole witness to power weaponized as justification to do anything in the name of holding onto it — a satire on our surrender to the violence in this country. (From the omnibus Mortemus*, Mondiblanc.)
Saksi Kunci (2026) — film pendek, sutradara Gregorius Kohar, Mondiblanc. Sebagai Hadyan, dalam kisah ketika sebuah benda mati menjadi satu-satunya saksi atas bagaimana kekuasaan dijadikan senjata pembenaran untuk melakukan apa saja demi mempertahankannya — sindiran atas kekalahan kita terhadap kekerasan yang terjadi di negeri ini. (Bagian dari omnibus Mortemus*, Mondiblanc.)

Ashes/ Kongkow (2025) — short film, dir. Nataya Bagya, Kitahati Pictures. As Ibrahim, in a family drama where the eldest son returns to his childhood home and reopens his ageing father's buried grief — a story of loss, estrangement, and the burden of holding a family together under its ancestral beliefs.
Kongkow (2025) — film pendek, sutradara Nataya Bagya, Kitahati Pictures. Sebagai Ibrahim, dalam drama keluarga ketika sang anak sulung kembali ke rumah masa kecilnya dan membangkitkan luka lama ayahnya yang menua — kisah tentang kehilangan, keretakan, dan beban menjaga keutuhan keluarga di bawah kepercayaan leluhur.